Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Digital Menggunakan Aplikasi Heyzine Flipbooks Tentang Kesultanan Banten Abad Ke-17 Di Kelas X Smkn 2 Kota Serang

Penulis

  • Denisa Ramadhani Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Ana Nurhasanah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Mohammad Ali Fadillah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.51874/jips.v4i2.133

Kata Kunci:

Bahan Ajar, Berbasis Digital, Kesultanan Banten

Abstrak

Tujuan penelitian pengembangan ini adalah Menganalisis Kebutuhan Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Digital Menggunakan Aplikasi Heyzine Flipbooks tentang Kesultanan Banten Abad Ke-17 SMKN 2 Kota Serang dan Menganalisis Hasil Uji Kelayakan Bahan Ajar Berbasis Digital Menggunakan Aplikasi Heyzine Flipbooks tentang Kesultanan Banten Abad Ke-17 SMKN 2 Kota Serang, dengan subjek penelitian yaitu dari Kelas X TM 1 yang dilaksanakan dengan jumlah peserta didik 42 orang. Metode yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan pendekatan Model ADDIE ini terdiri dari 5 komponen diantaranya: Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Kelayakan bahan ajar diketahui setelah divalidasi oleh para ahli yaitu ahli materi, ahli media dan ahli bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingkat kelayakan bahan ajar dari segi materi untuk ahli materi yaitu 85,26%, presentase tersebut termasuk kedalam kategori baik sehingga “dapat digunakan”. Kemudian kelayakan bahan ajar dari segi bahasa memiliki presentase yang sama yaitu 83% kedua presentase tersebut termasuk kedalam kategori baik sehingga “dapat digunakan”. Sedangkan kelayakan bahan ajar dari segi media untuk ahli media yaitu 88,88%, presentase tersebut termasuk kedalam kategori baik sehingga “dapat digunakan”. Uji coba terbatas pada siswa kelompok kecil memperoleh hasil 86,25%, presentase tersebut termasuk kedalam kategori sangat baik sehingga “dapat digunakan”. Lalu, pada uji coba terbatas pada siswa kelompok besar memperoleh hasil 87,5%, presentase tersebut termasuk kedalam kategori sangat baik sehingga “dapat digunakan”.

Kata kunci : Bahan Ajar, Berbasis Digital, Kesultanan Banten.

Referensi

Abdullah, Ramli. (2016). Pembelajaran Dalam Perspektif Kreativitas Guru Dalam Pemanfaatan Media Pembelajaran.. Lantanida Journal. Vol. 4 No. 1: 35-49.

Agustinova, Danu Eko. (2018). Penerapan Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran Sejarah Pada Sekolah Menengah Atas. Istoria: Jurnal Pendidikan dan Sejarah. Volume 04, Nomor 01: 1-9. https://journal.uny.ac.id/index.php/istoria/article/view/193966

Anggraheni, Dinda Samego. (2020). Perkembangan Kerajaan Islam di Banten pada Masa Sultan Ageng Tirtayasa dalam Aspek Politik dan Sosial. PATTINGALIOANG: Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan. Volume 07, Nomor 02: 146-159. https://ojs.unm.ac.id/pattingalloang/article/view/135188

Ardianto, Teguh dan Tatu Munawaroh. (2022). Kesultanan Banten. Jakarta: Gramedia.

Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.

Asmara, Yeni. (2019). Pembelajaran Sejarah Menjadi Bermakna Dengan Pendekatan Kontekstual. Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humanior. Volume 2, Nomor 2: 105-120.

Astiti, Ni Komang Ayu. (2016). Pengelolaan Kawasan Situs Kota Kuno Banten sebagai Destinasi Wisata Budaya untuk Meningkatkan Pergerakan Wisatawan Nusantara. Jurnal Destinasi Kepariwisataan Indonesia. Volume 01, Nomor 01: 1-26. https://123dok.com/document/qm6vl49y-pengelolaan-kawasan-banten-destinasi-meningkatkan-pergerakan-wisatawan-nusantara.html

Branch, Robert Maribe. (2009). Instructional Desaign: The ADDIE APPROACH. London: Springer.

Dalle, Juhriyansyah. (2020). Pengantar Teknologi Informasi. Depok: PT. Raja Grafindo Persada.

Djajadingrat, Hoesein. (1983). Tinjauan Kritis Tentang Sajarah Banten. Jakarta: Djambatan.

Djamaluddin, Ahdar dan Wardana. (2019). Belajar dan Pembelajaran 4 Pilar Peningkatan Kompetensi Pedagogis. Jakarta: CV. Kaffah Learning Center.

Dwi, Amunawarni. Dkk. (2014). Sejarah Indonesia (SMA/MA/SMK/MAK) Kelas 10. Jakarta: Kemendikbud.

Fadillah, Moh. Ali. (2021). Dari Sunda Menuju Banten. Serang: Untirta Press.

Guillot, Claude. (2008). Banten: Sejarah dan Peradaban Abad X-XVII. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional.

Haag & Ken. (1996). Information Technology: Tomorrow’s Advantage Today. Hammond: Mcgraw-Hill College.

Hadiwibowo, Tubagus Umar Syarif. (2013). Perkembangan Kesultanan Banten Pada Masa Pemerintahan Sultan Maulana Yusuf (1570-1580). (Skripsi): Fakultas Ilmu Sosial, UNY. https://eprints.uny.ac.id/19133/#:~:text=Abstract-,Kesultanan%20Banten%20pada%20masa%20pemerintahan%20Sultan%20Maulana%20Yusuf%20

Ina Magdalena. Dkk. (2020). Analisis Bahan Ajar. Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial. Volume 02, Nomor 02: 311-326. https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/nusantara

Iskandar, Yoseph. (2011). Sejarah Banten. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.

Juliadi. Dkk. (2005). Ragam Pusaka Budaya Banten. Serang: Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala.

Junaedi, Sony. (2021). Aplikasi Canva sebagai Media Pembelajaran Daring untuk Meningkatkan Kemampuan Kreatifitas Mahasiswa pada Mata Kuliah English For Information Communication And Technology. Jurnal Bangun Rekaprima: Majalah Ilmiah Pengembangan Rekayasa, Sosial dan Humaniora. Volume 07, Nomor 02: 80-89. https://jurnal.polines.ac.id/index.php/bangun_rekaprima/article/view/3000

Khalid, Adeel. (2014). Text Books: Ebook Vs. Print. Journal of Education and Human Development. Volume 03: Nomor 02: 243-258. http://jehdnet.com/journals/jehd/Vol_3_No_2_June_2014/13.pdf

Kosasih. (2020). Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Luktiandi, Wildan. Dkk. (2022). Peranan Sultan Maulana Hasanuddin Dalam Proses Islamisasi Di Kesultanan Banten Tahun 1526-1570. Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sejarah FKIP Universitas Jambi. Volume 01, Nomor 01: 73-84.

Malihatunnajiah, Eneng. (2021). Keraton Kaibon: Sejarah, Arsitektur, Fungsi, dan Potensi Cagar Budaya Menurut Analisis SWOT. Sukabumi: Haura.

Manzil, Emilda Farkhiatul. (2022). Pengembangan E-Modul Interaktif Heyzine Flipbook Berbasis Scientific Materi Siklus Air Bagi Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Skripsi : Departemen Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Universitas Negeri Malang.

Maslahah, Wafiyatu dan Lailatul Rofiah. (2019). Pengembangan Bahan Ajar (Modul) Sejarah Indonesia Berbasis Candi-Candi di Blitar untuk Meningkatkan Kesadaran Sejarah. Jurnal Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya. Volume 09, Nomor 01: 32-43. http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/JA/article/view/3418/1988

Michrob, Halwany. (2011). Catatan Masalalu Banten. Banten: Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Banten.

Milawati, Desti. (2019). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Digital tentang Seni Tradisi Rampak Bedug (Penelitian R&D pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas X di SMAN 2 Pandeglang. (Skripsi): Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, UNTIRTA.

Nana. (2019). Pengembangan Bahan Ajar. Klaten: Lakeisha.

Ningsih, Nani Ardia. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Digital Pada Subtema 2 Keberagaman Makhluk Hidup di Lingkunganku untuk Sekolah Dasar. Skripsi: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Malang.

Nugraheni, Ulun Inggar. (2017). Pengembangan Bahan Ajar Sejarah Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Samin di SMP Negeri 1 Ngawen Blora. (Skripsi): Fakultas Ilmu Sosial, UNNES.

Nurdyansyah dan Nahdliyah Mutala’liah. (2018). Pengembangan Bahan Ajar Modul Ilmu Pengetahuan Alam bagi Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. Respositori Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. 1-10. http://eprints.umsida.ac.id/1607/

Nuryasana, Endang dan Noviana Desiningrum. (2020). Pengembangan Bahan Ajar Belajar Mengajar Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa. Jurnal Inovasi Penelitian. Volume 01, Nomor 05: 967-974.

Permana, R. Cecep Eka. (2004). Kajian Arkeologi Mengenai Keraton Surosowan Banten Lama, Banten. Makara Human Behavior Studies in Asia. Volume 08, Nomor 03: 112-119. https://scholarhub.ui.ac.id/hubsasia/vol8/iss3/10/

Poesponegoro, Marwati Djoened. Dkk. (1992). Sejarah Nasional Indonesia Jilid III. Jakarta: Balai Pustaka.

Prima, Santri. (2020). Pengembangan Sumber Belajar Berupa Flipbook Pada Mata Pelajaran Biologi Untuk Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Skripsi: UIN Sultan Thana Saifudin Jambi.

Purnamasari, Evi Intan. (2022). Pengembangan Modul Pembelajaran Berbantu Flipbook Maker dengan Model Pembelajaran Numbered Heads Together (NHT) Berbasis Teori VYGOTSKY Materi Pokok Relasi dan Fungsi. Riset UNISMA. Halaman 74-83. http://riset.unisma.ac.id/index.php/jpm/article/download/16245/13800

Ridwan. (2008). Dasar-Dasar Statisika. Bandung: Alfabeta.

Ruswandi, Dadie. Dkk. (2011). Dokumentasi Benda Cagar Budaya dan Kepurbakalaan Provinsi Banten (Cetakan ke-III). Banten: Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Banten.

Sadjati, Ida Malati. (2012). Pengembangan Bahan Ajar. Universitas Terbuka, Jakarta, pp. 1-62 ISBN 9790110618.

Safitri, Indri dan Dwi Sulisworo. (2020). Pengembangan Bahan Ajar E-Learning Berbasis Edmodo pada Materi Elastis dan Hukum Hooke untuk Peserta Didik SMA. Jurnal Ilmiah Fisika, Pembelajaran dan Aplikasinya. Volume 11, Nomor 02. 59-67. http://journal.uad.ac.id/index.php/BFI/article/view/20351

Safitri, Windi. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Materi Sejarah Perjuangan Para Tokoh pada Siswa Kelas V MI Datok Sulaiman. (Skripsi): Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan, IAIN PALOPO.

Saidillah, Akhmad. (2018). Kesulitan Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran Sejarah. Jipsi: Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia. Volume 01, Nomor 02: 214-235. http://journal2.um.ac.id/index.php/sejarah/article/view/9898

Sayono, Joko. (2013). Pembelajaran Sejarah di Sekolah: Dari Pragmatis Ke Idealis. Jurnal Sejarah dan Budaya. Volume 07, Nomor 01: 9-17. http://journal.um.ac.id/index.php/sejarah-dan-budaya/article/view/4733

Sirnayatin, Titin Ariska. (2017). Membangun Karakter Bangsa Melalui Pembelajaran Sejarah. Jurnal SAP: Susunan Artikel Pendidikan. Volume 01, Nomor 03: 312-321. https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/SAP/article/view/1171

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Supardi. (2020). Landasan Pengembangan Bahan Ajar Menuju Kemandirian Pendidik Mendesain Bahan Ajar Berbasis Kontekstual. Mataram: Sanabil.

Susanto, Heri. (2014). Seputar Pembelajaran Sejarah (Isu, Gagasan dan Strategi Pembelajaran). Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Tarihoran, Naf’an. (2017). Pengembangan Kurikulum. Serang: Loquen Press.

Tegeh, I Made. Dkk. (2014). Model Penelitian Pengembangan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Tjandrasasmita, Uka. (2011). Banten Abab XV-XXI Pencapaian Gemilang Penorehan Menjelang. Jakarta: Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan.

Utami, Yolla Rizki. (2023). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Flipbook Dalam Menunjang Pembelajaran Berdiferensiasi Di Kelas IV Sekolah Dasar. Skripsi: Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Jambi.

Waryanto, Nur Hadi. (2005). Storyboard dalam Media Pembelajaran Interaktif. Makalah: Workshop PPL UNY. Halaman 1-11.

Wicaksana, Sadewa Bagus. (2020). Penggunaan Media Digital Sebagai Sumber Pembelajaran Aktivitas Jasmani Di SMAN 1 Kalasan. Skripsi: Fakultas Keolahragaan, UNY.

Yahya. (2019). Literasi Media Digital Sebagai Strategi Peningkatan Kompetensi Digital Pada Siswa SMA Negeri 1 Mayong. Skripsi: Universitas Negeri Semarang.

Yuberti. (2013). Teori Pembelajaran dan Pengembangan Bahan Ajar dalam Pendidikan. Lampung: Anugrah Utama Raharja.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-12-29

Cara Mengutip

1.
Ramadhani D, Nurhasanah A, Fadillah MA. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Digital Menggunakan Aplikasi Heyzine Flipbooks Tentang Kesultanan Banten Abad Ke-17 Di Kelas X Smkn 2 Kota Serang. JIPS [Internet]. 29 Desember 2023 [dikutip 19 Mei 2024];4(2):388-402. Tersedia pada: https://ejournal.pgrikotasemarang.org/index.php/jips/article/view/133