Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Materi Perbandingan Pecahan Kelas III SDN 2 Pasigitan Kendal
DOI:
https://doi.org/10.51874/jips.v4i2.147Kata Kunci:
Hasil Belajar, Pembelajaran Matematika, Model Kooperatif Learning, MediaAbstrak
Matematika merupakan Mata pelajaran umum Kelompok A sebagaimana program kurikuler yang mengembangkan kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan peserta didik sebagai dasar dan penguatan kemampuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Hasil penilaian harian matematika peserta didik dikatakan masih banyak yang belum mencapai ketuntasan. Aktivitas pembelajaran di SD Negeri 2 Pasigitan siswa kelas 3 belajarnya masih klasikal. Guru sering menggunakan metode ceramah dan penugasan, model pembelajaran guru kurang bervariasi tidak mengaktifkan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Guru juga belum memberdayakan media pembelajaran yang bisa membantu pemahaman siswa tentang materi pembelajaran. Penelitian bertujuan: (1) Untuk mengetahui proses penerapan model kooperatif learning dengan bantuan media gambar dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa pada pelajaran Matematika materi membandingkan pecahan (2) Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model kooperatif learning dengan bantuan media gambar pada pelajaran Matematika materi membandingkan pecahan Kelas III SDN 2 Pasigitan Semester 2 Tahun Pelajaran 2021/2022. Peneliti menggunakan model kooperatif learning dengan bantuan media gambar proses pembelajarannya meliputi tiga siklus dengan tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data menggunakan tes dan nontes. Alat untuk mengambil data berupa lembar observasi, catatan guru, dan dokumentasi foto. Teknik analisis datanya teknik kuantitatif dan teknik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model kooperatif leaarning dengan bantuan media gambar dapat meningkatkan aktivitas pembelajaran membandingkan pecahan pada kelas III SDN 02 Pasigitan semester II Tahun Pelajaran 2021/2022 dari tidak aktif menjadi lebih aktif dan kreatif. Setelah membandingkan pecahan melalui model kooperatif learning dengan bantuan media gambar pada peserta didik kelas III SDN 02 Pasigitan semester 2 Tahun Pelajaran 2021/2022 peningkatan hasil belajar dari 58,8% menjadi 82,35% mencapai ketuntasan diatas 82,75%. Sebagai guru Sekolah Dasar hendaknya lebih memiliki komitmen yang tinggi dalam menjalankan tugasnya dengan melaksanakan tugas pokok secara profesional, mengkaji, dan menerapkan berbagai inovasi pembelajaran secara variatif sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan model dan media pembelajaran. Para Keala Sekolah dan Pengawas Sekolah hendaknya mengintensifkan perannya sebagai supervisor agar guru lebih tertib administrasi dan meningkatkan kompetensinya melalui pembinaan.
Referensi
Abdullah Sani, Ridwan., 2015, Pembelajaran Saintifik untuk Implementasi. Kurikulum 2013. Yoyakarta. Deepublish
Afandi, M , Chamalah, E, dan Wardani, O.P. 2013. Model Dan Metode Pembelajaran Di Sekolah. Sultan Agung Press. Semarang
Erman Suherman, dkk., Strategi Pembelajaran Matehatika Kontemporer, (Bandung: JICA Universitas Pendidikan Indonesia, 2003), hal.15
Handayani dan Jonata.2021. Pemanfaatan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match Terhadap Hasil Belajar Matematika Melalui Materi Bangun Datar. http://ejournal.undhari.ac.id/index.php/judha
Hasan dkk. 2021. Media Pembelajaran. Tahta Media. Klaten
Hayati , Sri. 2017. Belajar dan Pembelajaran Berbasisi Koperatif Learning.Graha Cendikia. Magelang
Hisyam Zaini. 2010. Strategi Pembelajaran Aktif. Yogyakarta: CTSD,
Hunaepi, Taufik Samsuri dan Maya Afrilyana.2014. Model Pembelajaran Langsung “Teori Dan Praktik”. Mataram. Duta Pustaka Ilmu
Jubaidah. Peningkatan Aktivitas Peserta Didik Dalam Pembelajaran Tematik Menggunakan Model Kooperatif Di Kelas III SD. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/download/8533/8561 diakses 20 Pebruari 2022 pukul 20.00
Karso, H. (2014). Pembelajaran Matematika di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Kurniawan, Aris. 2022. “Pengertian Matematika – Bidang, Logika, Karakteristik, Manfaat, Para Ahli” https://www.gurupendidikan.co.id/pengertian-matematika/ diakses 9 Maret 2022 pukul 11.44
Kustiono. 2012. Teori Belajar dan Implementasinya dalam Pembelajaran. Yoyakarta. Deepublish
Martimis Yamin. 2007. Kiat Membetajarkan Siswa, Jakarta: Gaung Persada Press
Nurdyansyah dan Fahyuni. 2016. Inovasi Model Pembelajaran. Sidoarjo : Nizamia Learning Center.
Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah
permendikbud no 67 tahun 2013
Sardiman. 2011. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers,
Slameto. 2013. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Solichin. 2006. Belajar dan Mengajar dalam Pandangan Al-Ghazali. Tadris Jurnal Pendidikan Islam. http://ejournal.stainpamekasan.ac.id/index.php/tadr is/article/download/202/193
W. Winanda, Z. H. Putra, Z. Zufriady. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif. http://dx.doi.org/10.33578/jta.v3i2.250-260
Wandini, R. R. & Banurea, O, K. 2019. Pembelajaran Matematika untuk Calon Guru MI/SD. Medan:CV. Widya Puspita.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












