SUPERVISI KLINIS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR ERA PANDEMIK DI SDN KALIBANTENG KULON 01 SEMARANG

Penulis

  • Wiji Sri Wahyuningsih SDN Kalibanteng Kulon 01

DOI:

https://doi.org/10.51874/jips.v2i2.28

Kata Kunci:

Era Pandemik, Kegiatan Belajar Mengajar, Supervisi Klinis

Abstrak

Guru SDN Kalibanteng Kulon 01 kota Semarang, pada awal pandemi Covid-19 kompetensi pedagogik dalam kegiatan belajar mengajar, guru kurang menguasai teknologi, kekuatan smartphone yang kurang mendukung untuk mendownload aplikasi penunjang pembelajaran daring, borosnya kuota, dan susah sinyal, hal lain adalah ketika guru harus membuat materi dan tugas yang mudah diterjemahkan oleh orang tua maupun peserta didik. pembelajaran Daring banyak sekali hambatan khususnya komunikasi, karena pola pengajaran hanya melalui pesan singkat Whatsapp grup atau geogle clasrom. Agar sukses dalam menjalankan tugasnya tentunya guru harus memiliki seperangkat kemampuan dalam bidang yang akan disampaikan maupun kemampuan untuk menyampaikan bahan (materi) agar mudah diterima peserta didiknya, oleh karena itu guru perlu mendapatkan supervisi klinis dari kepala sekolah agar terjadi peningkatan ompetensi pedagogik dalam kegiatan belajar mengajar era pandemi. Studi ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan apakah pelaksanaan supervisi klinis dapat meningkatkan kompetensi pedagogik dalam kegiatan belajar mengajar era pandemik di SDN Kalibanteng Kulon 01 kota Semarang tahun 2020/2021?. Permasalahan tersebut di bahas melalui penelitian tindakan sekolah yang dilakukan melalui 2 siklus dengan setiap siklus tahapannya adalah perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan supervisi klinis dapat meningkatkan kompetensi pedagogik dalam kegiatan belajar mengajar era pandemik di SDN Kalibanteng Kulon 01 kota Semarang tahun 2020/2021, hal ini dapat dilihat dari peningkatan hasil profesionalias guru dalam pengelolaan administrasi kelas per siklus dimana pada siklus I ada 5 guru atau 62,5% dan pada siklus II ada 7 guru atau 87,5%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hasil tersebut sesuai dengan yang diharapkan. Peningkatan tersebut pelaksanaan mini workshop menjadi salah satu cara yang efektif bagi kepala sekolah dalam meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-12-30

Cara Mengutip

Wahyuningsih, W. S. (2021). SUPERVISI KLINIS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR ERA PANDEMIK DI SDN KALIBANTENG KULON 01 SEMARANG. Jurnal Inovasi Pembelajaran Di Sekolah, 2(2), 209-219. https://doi.org/10.51874/jips.v2i2.28