Budaya Mutu dan Kinerja Sekolah di Tk Ar-Rohman
DOI:
https://doi.org/10.51874/jips.v5i1.223Abstrak
Pendidikan adalah fondasi utama dalam pembentukan masyarakat yang berkembang. Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, konsep budaya mutu sekolah dan penilaian kinerja sekolah menjadi dua aspek yang tak terpisahkan. Artikel ini menguraikan konsep budaya mutu sekolah dan penilaian kinerja sekolah, serta hubungan erat di antara keduanya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang unggul.
Budaya sekolah sebagai keseluruhan nilai yang dilembagakan menjadi faktor yang menentukan pengembangan sekolah. Begitupun, budaya sekolah perlu dimanfaatkan dan dikembangkan agar menjadi kekuatan pedorong bagi peningkatan mutu sekolah. Dengan kata lain, efektivitas sekolah sangat ditentukan oleh factor peran kepemimpinan yang mengarahkan pengembangan budaya sekolah, terutama budaya mutu yang menentukan arah pemantapan mutu sekolah yang diharapkan.
Artikel ini membahas tentang implementasi dan strategi peningkatan budaya mutu dan kinerja sekolah di TK Ar-Rahman. Mengambil pendekatan yang holistik, artikel ini membahas langkah-langkah konkret yang telah diambil oleh sekolah untuk menciptakan budaya mutu yang berfokus pada pembelajaran dan untuk meningkatkan kinerja keseluruhan sekolah.
Dalam konteks budaya mutu, TK Ar-Rahman telah membentuk tim kerja mutu yang terdiri dari guru, staf, dan orang tua. Tim ini bertanggung jawab atas pembentukan, implementasi, dan evaluasi inisiatif budaya mutu. Pelatihan kepemimpinan secara khusus diberikan kepada staf sekolah untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan pengambilan keputusan yang efektif.
Budaya mutu juga diperkuat melalui keterlibatan orang tua yang aktif dalam kehidupan sekolah. Pertemuan rutin diadakan untuk menyampaikan informasi dan mendengarkan umpan balik orang tua. Inisiatif khusus, seperti kegiatan kelas bersama dan lokakarya orang tua, meningkatkan partisipasi mereka dalam pengambilan keputusan sekolah.
Meskipun dalam kenyataanya Budaya Mutu di TK Ar-Rahman tidak berjalan seperti yang diharapkan, karena adanya beberapa kendala diantaranya, Tenaga pendidik yang kurang memadai, Kualifikasi dan Kompetensi Rendah, Fasilitas dan sapras yang kurang memadai pula.
Dalam konteks TK Ar-Rahman, artikel ini menguraikan studi kasus implementasi budaya mutu dan peningkatan kinerja sekolah, memberikan gambaran konkret tentang tantangan, keberhasilan, dan pelajaran yang dipetik dalam proses ini. Kesimpulannya, artikel ini memberikan wawasan tentang upaya sekolah dalam membentuk budaya mutu yang kuat dan meningkatkan kinerja sekolah di TK Ar-Rohman.
Referensi
Somantri, Manap. 2014. Perencanaan Pendidikan. Kampus IPB Taman Kencana: PT Penerbit IPB Press.
Hoy, Wayne K. dan Cecil G. Miskel. 2017. Administrasi Pendidikan. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini. (2021). Pedoman Praktis: Membangun Budaya Mutu di Taman Kanak-Kanak. Jakarta.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 28 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2020 tentang Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Permendikbud No. 16 Tahun 2021 tentang Peraturan ini memberikan petunjuk teknis pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah Kinerja dan Dana Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi Tahun Anggaran 2021.
Permendikbudristek No. 9 Tahun 2022 tentang Peraturan ini mengatur tentang Evaluasi Sistem Pendidikan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terhadap Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 28 Tahun 2016 tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah.
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.
PP No. 4 Tahun 2022 tentang Standar Nasional Pendidikan
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Inovasi Pembelajaran di Sekolah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












